Gangguan Bipolar Kenali Gejalanya Berbagai keluhan yang dilontarkan oleh pasien mendorong kami untuk mengulas berbagai penyakit , obat dan pengertian di dunia kedokteran yang mungkin dapat membantu anda dalam, menyelesaikan masalah yang mungkin tidak anda dapatkan saat kalian berobat disebuah klinik atau sejenisnya. Kami ingin anda lebih cerdas dan gampang dalam memahani sebuah penyakit maupun Gangguan Bipolar Kenali Gejalanya, obat yang diberikan sehingga anda bisa mengantisipasi resiko sedini mungkin.
Dan Gangguan Bipolar Kenali Gejalanya perlu anda ketahui bahwa semua yang kami sajikan hanya ingin memberikan sebuah paparan yang gampang dicerna oleh anda. Dari sebuah kajian medis yang mungkin bisa anda cerna dengan baik dan mungkin bisa dijadikan bahan referensi anda untuk seputar permasalahan kesehatan anda.
Artikel sejenis:
Gangguan Bipolar Kenali Gejalanya sangatlah penting untuk anda pengetahui dari segala penyebab, tingkat resiko yang ditimbulkan dan seberapa parah dampak yang akan ditimbulkan jika kita kurang memperhatikannya. Dalam hal ini memang banyak orang yang kurang begitu mempedulikan akan pentingnya pengetahuan semacam ini. Namun perlu dikethui dengan adanya informasi atau pengetahuan tentang Gangguan Bipolar Kenali Gejalanya. Anda telah mengurangi dampak resiko yang ditimbulkan. Dan seyogyanya memang hal ini perlu untuk adan mengerti dan pahami.
-Gangguan Bipolar dasarnya pasti ada obatnya, namun apakah anda tahu bahwa sebuah penyakit yang adan derita itu jenis penyakit apa?. Tentunya tidak bukan, karena untuk menentukan sebuah penyakit Gangguan Bipolar memerlukan rentetan tes dan diaknosa khusus. Tapi apa salahnya jika anda mengetahui berbagai macam jenis penyakit dan solusinya. Supanya anda bisa lebih waspada dan mengantisipasinya bukan. Dan berikut pemaparan singkatnya Gangguan Bipolar.
Gangguan bipolar merupakan salah satu jenis gangguan kejiwaan yang ditandai dengan perubahan atau gangguan mood yang ekstrem. Perubahan atau gangguan bisa berupa depresi (sedih yang berlebihan) dan manik (kegirangan yang berlebihan) yang terjadi bergantian.
Gangguan bipolar ini berupa episode-episode yang berlangsung selama beberapa hari hingga beberapa bulan. Di luar episode gangguan mood, penderitanya dalam keadaan normal.
Gangguan bipolar memiliki dua tipe, yaitu:
- Gangguan bipolar tipe I. Pada gangguan ini, episode gangguan mood yang lebih dominan berulang adalah manik.
- Gangguan bipolar tipe II. Pada gangguan ini, episode gangguan mood yang lebih dominan berulang adalah depresi
Pada kondisi yang berat, gangguan bipolar ini bisa menjadi kondisi yang serius dan membahayakan. Penderita gangguan bipolar tipe I rentan untuk membahayakan orang lain –misalnya mengamuk, memukul, dan sebagainya. Sementara itu, penderita gangguan bipolar tipe II dapat membahayakan dirinya sendiri, misalnya dengan melakukan percobaan bunuh diri.
Hingga kini, penyebab gangguan bipolar tidak diketahui dengan pasti. Beberapa penelitian menunjukkan kemungkinan faktor genetik yang berperan mencetuskan gangguan ini. Adanya anggota keluarga yang memiliki penyakit ini menyebabkan seseorang lebih rentan mengalaminya.
:strip_icc():format(jpeg)/liputan6-media-production/medias/1762151/original/071614500_1510023010-Gangguan_Bipolar.jpg)
Bila diduga mengalami gangguan bipolar, dokter terlebih dahulu akan melakukan pemeriksaan fisik dan beberapa jenis pemeriksaan darah. Tujuannya untuk memastikan bahwa gangguan kejiwaan yang dialami penderita bukan disebabkan oleh penyakit lain.
Bila semua hasil pemeriksaan fisik dan pemeriksaan laboratorium normal, maka akan dilakukan pemeriksaan kejiwaan melalui wawancara terarah untuk memastikan penyakit gangguan bipolar.
Gangguan bipolar ditandai dengan adanya episode gangguan mood yang ekstrem, yaitu manik dan depresi. Di antara episode gangguan mood, penderita terlihat seperti orang normal.
Gejala manik berbeda dengan kegirangan yang normal. Orang dalam kondisi manik memiliki energi berlebihan dan cenderung berperilaku destruktif, serta menganggu orang lain.
Gejala manik antara lain adalah:
- Sulit tidur
- Terlihat terlalu percaya diri
- Berbicara lebih cepat dari biasanya dan topik pembicaraanya mudah berganti
- Sulit berkonsentrasi
- Terlihat gelisah, lebih mudah marah pada orang lain
- Berpenampilan mencolok dan cenderung menghamburkan uang
- Membuat keputusan-keputusan mengejutkan
- Bisa disertai dengan keyakinan yang salah (waham), misalnya merasa bahwa ia adalah orang paling hebat di dunia, meyakini bahwa ayahnya adalah presiden, dan sebagainya.
Disebut kondisi manik bila gejala di atas berlangsung selama setidaknya empat hari.
Sementara itu, saat penderita bipolar mengalami episode depresi, ia akan terlihat mengalami kesedihan esktrim yang tidak terjelaskan penyebabnya. Episode depresi ini berbeda dengan kesedihan biasa. Pada depresi, kondisi sedih menyebabkan penderitanya tidak bisa beraktivitas seperti biasa dan hal ini terjadi selama lebih dari dua minggu.
Gejalanya antara lain adalah:
- Merasa sedih, hampa, atau tidak berguna
- Enggan untuk melakukan aktivitas apapun, termasuk enggan melakukan hobinya
- Merasa tidak punya tenaga untuk beraktivitas
- Sulit tidur, atau justru terlalu banyak tidur
- Dihantui dengan perasaan bersalah
- Tidak bisa berkonsenterasi dalam pekerjaan atau sekolah
- Terpikir untuk bunuh diri atau bahkan melakukan percobaan bunuh diri
Pengobatan untuk gangguan bipolar dilakukan oleh psikiater. Pengobatannya meliputi psikoterapi dan pemberian obat-obatan. Psikoterapi dilakukan dengan cara melakukan konseling untuk menggali emosi dan masalah hidup yang dialami penderita. Selain itu, penderita bipolar juga dilatih untuk menyadari perubahaan mood yang dialami dan mempelajari cara mengatasinya dari dalam diri sendiri.
Obat yang diberikan adalah obat-obatan untuk ‘menstabilkan’ mood penderitanya (mood stabilizer). Selain itu, jika bipolar dalam episode depresi, dokter juga akan memberikan antidepresan.
Bila gangguan bipolar yang dialami menyebabkan penderitanya cenderung membahayakan diri sendiri atau orang lain, umumnya penderita juga perlu dirawat di rumah sakit untuk sementara waktu.
Gangguan bipolar tidak dapat dicegah. Hal yang terpenting adalah mengenali secara dini gejala gangguan bipolar sehingga dapat ditangani segera sebelum penyakitnya menjadi berat dan membahayakan.
Dan Demikianlah Pemaparan dari kami tentang Gangguan Bipolar Kenali Gejalanya, semoga dapat memberikan kepuasan bagi anda dan kamipun bagga jika anda sekarang sudah mulai mengerti, dan sadar akan pentingnya pengetahuan Gangguan Bipolar Kenali Gejalanya baik itu dari segi penyakit ,obat serta indikasi yang menyebabkan timbulnya sebuah penyakit.
Karena dengan pemahaman Gangguan Bipolar Kenali Gejalanya yang cukup setidaknya mampu mencegah dan mengatasi penyebaranya secara dini. Serta anda dapat melakukan pencegahanya.Baik efek samping obat yang ditimbulkan dan penyakit yang ditularkan .
Ulasan terkait:
0 comments:
Post a Comment